Mengenal Kain Bahan Crepe Karakteristik, Jenis dan Perawatannya

Jika diantara Anda masih ada yang belum tahu bahan crepe seperti apa, pada kesempatan kali ini kita akan mengulasnya. Kain bahan crepe adalah jenis kain yang memiliki tekstur kasar, berkerut, berkeriput dan Anda akan temukan teksturnya yang sangat mirip kulit jeruk.

Kata crepe sendiri berasal dari bahasa Perancis yaitu crinkle yang artinya kerut. Kesan kasar yang ditampilkan dari bahan crepe didapatkan dari proses tenun kain yang bervariasi. Karenanya juga turut menghasilkan jenis kain bahan crepe yang variatif.

Harga kain crepe sendiri sangat terjangkau karena itu banyak usaha konveksi yang sekarang memanfaatkannya. Selain sering dijadikan hijab aneka model, bahan crepe juga bisa disulap menjadi aneka gamis bahan crepe dan tunik bahan crepe. Sebagai informasi lebih detail tentang kain crepe, Anda bisa simak ulasannya berikut ini!

Baca Juga: Inilah Penjelasan Lengkap Tentang Bahan Twiscone

Karakteristik Kain Crepe

bahan crepe premium

Ada beberapa ciri karakter dari kain crepe. Adapun karakteristik kain crepe yang Anda harus tahu dan pahami meliputi :

Permukaan yang dimiliki mirip dengan kulit jeruk

Kain crepe adalah kain yang memiliki kontur atau bagian permukaan mirip kulit jeruk. Utamanya untuk jenis kain diamond crepe. Bisa dipastikan bahwa jenis kain ini tidak merata atau halus. Anda akan temukan kesan seperti terdapat bintik kecil pada kainnya.

Terdapat serat yang bentuknya seperti gelombang

Kain ceruti memiliki ciri berbentuk seperti serat yang membentuk gelombang selayaknya kabut atau awan. Karakteristik yang satu ini terlihat semakin jelas ketika Anda terawang kain bahan crepe lebih dulu.

Bahannya sangat lembut dan elastic

Karakteristik dari bahan crepe yang selanjutnya adalah memiliki bahan yang terkesan elastis dan lembut. Ciri inilah yang menjadikan banyak orang suka menggunakan jenis kain ini. Namun juga masih ada yang bertanya, bahan crepe panas atau tidak?

Jawabannya tentu tidak. Hanya saja memang dibandingkan dengan kain katun, kain katun jauh lebih mudah menyerap keringat dibandingkan bahan crepe ini. Untuk hijab, kain crepe sangat mudah dibentuk sehingga banyak hijab pashmina terbaru yang memanfaatkan kain ini sebagai pilihannya.

Jenis – Jenis Bahan Kain Crepe

bahan crepe adalah

Bubble crepe

Bahan crepe bubble crepe adalah jenis kain yang memiliki tekstur seperti kulit jeruk. Inilah mengapa jenis kain ini juga disebut dengan kain bubble. Tekstur kulitnya terasa ketika diraba. Kain ini agak tipis namun tidak menerawang dan termasuk kain yang ringan dan agak melar.

Moss crepe

Bahan moss crepe adalah salah satu jenis crepe yang memiliki tekstur jeruk seperti butiran pasir yang tersusun rapi. Jenis kain moss crepe ini memiliki karakter sebagai kain yang seratnya halus dan jauh dari kata kasar. Bahan moss crepe cukup tebal dengan serat kain yang rapat sehingga bisa dipastikan tidak menerawang ketika digunakan.

ITY crepe

ITY crepe termasuk golongan kain crepe dengan kontur permukaan yang tidak rata. Bahan crepe yang satu ini memiliki permukaan yang cukup halus jika dibandingkan dengan moss crepe. Kainnya dingin, karena serat kain yang cukup rapat melengkapinya.

Wool crepe

Bahan wool crepe merupakan jenis bahan crepe yang tekstur kainnya tidak nampak seperti kulit jeruk dan merupakan crepe yang paling halus. Bahan wool crepe ini memiliki tingkat ketebalan yang cukup dan tidak menerawang ketika digunakan.

Wool crepe memiliki karakteristik kain yang jatuh, ringan, tidak mudah kusut dan juga sangat nyaman jika Anda pakai. Kain yang satu ini bisa digunakan untuk kombinasi membuat baju atau gamis.

Barbie ceruti crepe

Bahan crepe ini dikenal juga dengan nama baby doll yang merupakan jenis kain crepe paling tipis dan ringan. Jenis bahannya tidak elastis dengan harga yang cukup mahal. Bahan ini sering dijadikan bahan untuk baju atau gamis.

Crezia crepe

Jenis bahan crepe crezia crepe adalah jenis kain yang memiliki tekstur jeruk dengan karakter lentur. Teksturnya menyerupai objek wajik. Kain ini memiliki massa jenis yang ringan, jatuh dan tidak mudah kusut. Akan tetapi jika dibandingkan dengan moss crepe jauh lebih transparan.

Diamond italiano

Jenis kain diamond italiano adalah jenis kain crepe yang sifatnya jatuh, ringan, cukup melar namun tidak menerawang. Banyak digunakan untuk bahan kain hijab pashmina karena mudah dibentuk dan terkesan elegan ketika digunakan.

Diamond georgette

Bahan kain diamond georgette adalah jenis kain yang bahannya mirip dengan kain diamond italiano. Perbedaannya dengan diamond italiano adalah tekstur jeruk pada kain jenis ini masih samar – samar namun terlihat.

Baca juga: Mengenal Bahan Scuba Beserta Karakteristik / Kelebihan / Kekurangannya

Kelebihan Bahan Kain Crepe

bahan crepe seperti apa

Bahan crepe merupakan jenis bahan kain yang memiliki beberapa kelebihan. Adapun kelebihan bahan kain crepe meliputi :

Kain jenis ini sangat lembut

Dari permukaannya memang terlihat kasar akan tetapi jika Anda merasakan sendiri dengan kulit Anda, kesan lembut dan kesat akan Anda temukan.

Kain crepe jatuhnya sangat bagus

Kain crepe tidak terlalu lentur namun juga tidak kaku. Jika Anda gunakan sebagai bahan pakaian maka jatuhnya kain ini akan sangat bagus. Hasilnya akan sangat memuaskan.

Kain crepe dingin dan nyaman digunakan

Walau dalam cuaca tropis, bahan ini tidak pengap dan tidak cepat meresap keringat. Tentu menjadikan pakaian dengan bahan crepe sangat mudah untuk digunakan beraktivitas. Anda akan merasa nyaman bersamanya dan tidak mudah mengalami gerah ketika menggunakannya.

Kekurangan Kain Bahan Crepe

bahan crepe import

Kain crepe mudah terbawa angin

Tekstur kain crepe sangat lembut dan tipis. Hal ini menjadikan jenis kain ini kurang kuat untuk menahan hembusan angin. Jika sudah terkena angin, selanjutnya kain ini akan mudah nyangkut. Jadi kalau Anda menggunakannya sebagai bahan hijab ada baiknya Anda gunakan jarum pentul untuk menahan.

Ketika disetrika mudah mengkerut

Jenis kain bahan crepe ini mudah mengkerut jika disetrika. Hal tersebut karena kondisinya yang tipis. Kemampuannya menahan panas tentu sangat rendah sehingga jika Anda setrika dalam kondisi yang panas, maka kain ini akan terbakar.

Perawatan Kain Crepe

bahan crepe panas atau tidak

Untuk jenis kain crepe, perawatannya tidak mudah. Baik bahan crepe premium atau bahan crepe import tidak boleh Anda cuci langsung di mesin cuci. Ada baiknya Anda cuci dengan menggunakan tangan agar tidak mudah mengkerut.

Jenis bahan ini juga perlu berhati – hati ketika Anda ingin setrika. Proses menyetrikanya harus dilakukan secara tepat. Hal tersebut sangat penting karena jenis kain crepe merupakan jenis kain yang mudah terbakar.

Baca Juga: Mengenal Kekurangan dan Kelebihan Bahan Wolfis Beserta Karakteristik

Perbedaan Bahan Crepe dan Bahan Sifon

gamis bahan crepe

Bahan crepes dan sifon merupakan dua jenis kain yang berbeda. Untuk bahan sifon, kain jenis ini sangat halus, lembut dan lentur sehingga biasanya sering dijadikan layer pakaian atau hijab. Kesannya sangat jatuh dan mudah merosot ketika digunakan.

Untuk Anda yang suka menggunakan hijab bahan sifon, dianjurkan menggunakan dalaman berupa ciput ninja agar bisa menahan bahan sifon untuk tidak mudah merosot. Sementara bahan crepe lebih nyaman digunakan untuk hijab.

Salah satu jenis kain crepe yang paling sering digunakan untuk hijab adalah diamond crepe. Bahan diamond crepe adalah pilihan terbaik untuk hijab karena anggun namun nyaman digunakan. Jenis ini juga tidak mudah merosot seperti kain sifon.

Itulah sedikit informasi untuk Anda tentang bahan crepe dan perawatannya. Juga kami berikan sedikit ulasan perbedaan dengan bahan sifon. Semoga informasi diatas sedikit membantu.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.