contoh surat cerai

Contoh Surat Cerai – Sering sekali kita mendengar kasus mengenai perceraian di beberapa media, baik disosial media, koran ataupun televisi. Perceraian adalah sebuah cara yang tidak tepat dilakukan dalam berumah tangga. Karena efeknya yang begitu luar biasa terhadap kehidupan rumah tangga.

Didalam agama Islam perceraian ini sangat dibenci sekali oleh Allah SWT. Dengan begitu menandakan bahwa perceraian adalah hal yang sangat buruk dan harus dihindari untuk sebuah rumah tangga. Namun tetap saja ada beberapa orang yang memutuskan untuk berceri dengan pasangan hidupnya.

Tetapi perceraian sebenarnya sangat tidak diinginkan oleh pasangan yang sudah menikah. Namun, jika perceraian merupakan jalan satu-satunya untuk menyelesaikan masalah keluarga, apalagi jika untuk kebaikan bersama maka perceraian boleh dilakukan. Walaupun itu pasti berat dan akan lebih baik lagi jika dihindari.

Baiklah mimin disini akan membahas mengenai beberapa poin penting dalam menyelesaikan masalah ini. Simak nbaik-baik ulasan beikut ini.

Cara Membuat Surat Cerai Sendiri

Cara Membuat Surat Cerai Sendiri

Sebagian orang pasti belum tau mekanisme dan masih bingung cara membuat surat cerai sendiri tanpa sidang. Biasanya mereka memilih jalur ini karena tidak mau repot dan tentunya agar lancar serta tidak perlu untuk mengikuti kedalam persidangan.

Proses perceraian mudah sekali anda lalui dengan cara menguasakannya, misalnya ke pengacara perceraian yang sudah anda yakini untuk menyelesaikan permasalahan perceraian Anda. Tidak harus Anda sidang ke pengadilan, dengan dikuasakan ke pengacara dapat juga memudahkan proses perceraian.

Maksud dari memudahkan proses perceraian dengan menguasakan adalah Anda tak perlu ribet urus dokumen-dokumen dan lain sebagainya, karena tentu saja pengacara perceraian Anda lebih mengerti dan apa saja yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalah  perceraian Anda.

Meskipun begitu diserahkan ke pengacara bukan bermakana Anda dapat berlepasa tangan demikian saja. Anda tetap harus mengawal proses perceraian sampai selesai. Karena masih diperlukan komunikasi yang baik pada Anda menjadi pemberi kuasa dengan pengacara sebagai penerima kuasa.

Komunikasi adalah kunci dalam perceraian Anda, jika komunikasi yang jelek pada pemberi serta penerima kuasa pasti akan berefek negatif untuk kelancaraan proses perceraian itu.

Tahapan Membuat Surat Cerai Sidang

Tahapan Membuat Surat Cerai Sidang

Berikut ini kami akan membehas beberapa tahapan dari cara membuat surat cerai sendiri.

  • Persiapan terlebih dahulu dokumen-dokumen yang dibutuhkan seperti buku nikah asli dan KTP asli (wajib), serta Akta Kelahiran Anak & Kartu Keluarga (bila memiliki).
  • Apabila Anda sudah memiliki pengacara yang yakini, silakan hubungi pengacara tersebut untuk membuat janji. Dan juga bisa Anda dengan hadir langsung ke kantor pengacara itu, tetapi semestinya membuat janji saja dahulu agar ada kepastian.
  • Jika belum mempunyai pengacara yang diyakini, bisa mencari rujukan dengan bertanya ke rekan, keluarga atau mencari rujukan lewat internet, juga bisa dengan mencari langsung di Pengadilan. Karena biasanya tetap ada pengacara yang sidang di tiap-tiap Kantor Pengadilan.
  • Saat Anda berjumpa dengan pengacara silakan berikan semua berkas atau dokumen yang sudah Anda kumpulkan tadi. Apabila pihak dari pengacara memohon untuk penambahan ataupun melengkapi berkas lainnya silakan ikuti saja. Dan juga tanda tangani juga surat kuasa yang dibuat oleh pengacara.
  • Apabila Anda belum mempunyai nomer kontak pengacaranya, mohon saja untuk memintanya, atau bisa sekalian mohon kartu nama pengacara itu. Agar suatu saat Anda butuh ke pengacara tersebut, Anda tidak bingung untuk mengubungi nya.
  • Selanjutnya Anda tinggal nantikan saja sampai pihak pengacara menyelesaikan proses perceraiaan dan mengatur masalah perceraian anda.

Nah, itulah beberapa tahapan bagaimana cara membuat surat cerai sendiri tanpa memalui sidang. Semoga ulasan diatas bisa membantu Anda semua.

Cara Mengurus Perceraian Dari Pihak Suami

Cara Mengurus Perceraian Dari Pihak Suami

Berikut ini hal-hal yang harus Anda ketahui untuk mengurus perceraian dari pihak suami. Perhatikan poin-poin dibawah ini dengan detai dan rinci.

Kartu Identitas

Silahkan bawa kartu pengenal atau identitas diri Anda misalnya seperti KTP ataupun yang lain yang kartu tersebut tercatat nama dan alamat lengkap & jelas. Apabila Anda tidak mempuntai kartu identitas, anda bisa menggantikannya dengan surat domisili dari kelurahan atau kecamatan setempat.

Buku Nikah

Bawalah buku nikah suami istri, jika tidak ada keduanya Anda bisa membawa satu saja baik itu buku nikah suami ataupun istri. Apabila buku nikahnya hilang dan rusak kedua-duanya, Anda bisa memohon daftar buku nikah dan meminta untuk duplikat buku nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) tempat Anda menyelanggarakan pernikahan dahulu.

Akata Kelahiran Anak

Dokumen ini bagi yang sudah memiliki anak dari hasil perkawinan Anda dengan Istri Anda. Akta kelahiran ini harus di fotocopy dan diserahkan ke pihak pengadilan. Untuk yang aslinya silahkan dibawa pulang , dan untuk berjaga-berjaga saat sidang berjalan maka bawalah juga yang asli jika majelis hakim memintanya.

Surat Kepemilikan Harta

Bagi Anda yang memasukkan harta gono gini dalam permintaan cerai. Anda harus melengkapi surat kepemiikikan harata, misalnya seperti BPKB, Sertifikat Rumah, Tanah, dan lain sebaagainya. Berkas-berkas tersebut Anda fotocopy kan dan aslinya bisa Anda bawa.

Surat Permintaan Permintaan Cerai

Surat ini biasanya dibuat dibagian Pusat Pertolongan Hukum Pengadilan Agama berkaitan. Meski begitu, tidak semua Pengadilan Agam melayani Pusat Pertolongan Hukum. Solusinya untuk hal tersebut, Anda bisa membuat sendiri. Yaitu dengan memohon pertolongan beberapa orang hukum atupun memakai layanan pengacara.

Cara Membuat Surat Pernyataan Cerai

Cara Membuat Surat Pernyataan Cerai

Surat pernyaataan cerai adalah  surat yang dibikin oleh pasangan suami istri yang isinya berupa pernyataan untuk kedua orang yang bersangkutan telah sepakat untuk memutuskan bercerai. Berikut poin-poin penting yang harus diperhatikan ketika membuat sebuah surat pernyataan cerai ini.

Nama Surat

Seperti pada surat pernyataan pada umunya, hal pertama yang harus dicatat adalah nama surat tersebut.

Identitas Pihak Pertama (orang yang meminta cerai)

Menyebutkan identitas jati diri secara jelas pihak pertama atau pihak yang meminta perceraian. Didalamnya biasanya terdapat nama, tempat dan tanggal lahir, usia, alamat, dan sebagainya.

Identitas Pihak Kedua (orang yang memberi cerai)

Isi dari identitas pihak kedua ini kerang lebih sama dengan yang dicantumkan pada identitas pihak utama.

Isi Surat

Ini merupakan poin penting dan utama dalam surat pernyataan cerai yaitu menyatakan bahwa kedua belah pihak baik itu sumi ataupun istri telah sepakat untuk berpisah (cerai), tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Sebutkan juga tanggal perceraian agal lebih jelas.

Penutup

Isi dalam penutupan isi seperti surat pernyataan pada umumnya.

Tanda Tangan dan Nama Terang Kedua Belah Pihak

Surat pernyataan cerai ini wajib ditanda tangani oleh kedua belah pihak yang bersangkutan, agar menandakan sebagai bukti bahwa surat pernyataan cerai tersebut memang sudah disepakati oleh kedua belah pihak.

Saksi-saksi

Ini merupakan poin yang harus diperhatikan dan diperlukan dalam pernyataan cerai ini, yaitu dengan menghadirkan beberapa orang yang bertindak sebagai saksi dalam proses perceraian mereka.

Materai

Sebagai atribut pelengkap. maka menerapkan bea materai dalam pernyataan perceraian.

Contoh Surat Cerai

Kami akan memberikan refrensi contoh surat cerai yang benar dan mudah dibaca serta dipahami. Berikut ini Contoh Surat Pernyataan Perceraiaan.

SURAT PERNYATAAN CERAI

Yang bertanda tangan di bawah ini kami masing-masing pihak.

Pihak I
Nama       : Suratmin bin Sukijan
Umur        : 40 tahun
Agama      : Islam
Pekerjaan  : Pengusaha Batu Bara
Alamat      : Jalan Ahmad Yani No .123, Kudus, Jateng

Dalam hal ini disebut Pihak I yang meminta cerai.

Pihak II
Nama       : Painem binti Pakijo
Umur        : 37 tahun
Agama      : Islam
Pekerjaan  : Ibu Rumah Tangga
Alamat      : Jalan Rambutan No.12,  Kudus, Jateng

Dalam hal ini disebut Pihak II yang memberi cerai.

Pada hari ini Kamis, 03 Januari 2019, kami menyatakan yang sebenar-benarnya, di hadapan para saksi-saksi bahwa kami telah sepakat untuk bercerai dalam hidup berumah tangga, atas dasar kemauan kami berdua tanpa adanya unsur pemaksaan dari pihak manapun.

Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan sebenar-benarnya secara sadar dan dalam keadaan sehat jasmani maupun rohani.

Kudus, 03 Januari  2019
Pihak I                                                                                           Pihak II

Materai Rp. 6000,-

Suratmin                                                                                        Painem

Saksi-saksi :
1. Bendol
2. Marsinah
3. Kaslan

Contoh Surat Cerai Sepihak

Contoh Surat Cerai Sepihak

Contoh Surat Cerai Nikah Siri

Contoh Surat Cerai Nikah Siri

Contoh Surat Pernyataan Cerai Tulis Tangan

Contoh Surat Cerai Tulis Tangan

Contoh Surat Pernyataan Cerai Diatas Materai

Contoh Surat Cerai Diatas Materai

Contoh Surat Cerai Sederhana

Contoh Surat Cerai Sederhana Mudah di Buat

Contoh Surat Perceraian Secara Kekeluargaan

Contoh Surat Perceraian di selesaikan Secara Kekeluargaan

Contoh Surat Permohonan Cerai

Contoh Surat Cerai

Contoh Surat Pernyataan Cerai dari RT

Contoh Surat Pernyataan Cerai dari RT

Nah itulah beberapa contoh surat cerai dan cara membuatnya yang bisa Anda jadikan sebagai refrensi, silahkan pilih jalurnya sendiri-sendiri. Semoga artikel ini bisa bermanfaat kepada semua orang, terkhusus bisa menyelesaikan permasalahan rumah tangga dengan baik. Sebaiknya hindari saja perceraian kalau memang tidak ada jalan keluar selain perceraian.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.