Masalah Pokok Ekonomi Modern Lengkap dengan Penjelasannya

Masalah ekonomi muncul karena perhimpunan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas, melawan sumber daya yang terbatas. Masalah ekonomi tersebut pada akhirnya mendorong manusia untuk berfikir dan bertindak kreatif.

Dalam cara bagaimana menggunakan sumber-sumber ekonomi yang terbatas jumlahnya. Untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia dengan sebaik-baiknya dalam hidupnya. Cara menyikapi berbagai pilihan kebutuhan dapat digunakan tindakan yang rasional, yaitu prinsip ekonomi.

Yang artinya berusaha dengan alat yang tersedia atau terbatas, untuk memperoleh hasil sebesar-besarnya. Pada saat ini, tingkat kemajuan sebagian besar penduduk di bumi ini sudah berada di taraf modern. Yang dimana kebutuhan hidup semakin banyak, sedangkan sumber daya yang tersedia semakin menipis.

Maka, hal inilah yang mengakibatkan munculnya masalah ekonomi modern. Yang pastinya jauh berbeda dengan corak permasalahan dalam masa ekonomi klasik. Masalah ekonomi ini terbagi menjadi dua, yaitu modern klasik. Dibawah ini saya akan menjelaskan masalah-masalahnya.

Masalah Ekonomi Modern

masalah pokok ekonomi modern

Seiring dengan perkembangan zaman, kehidupan di bumi ini semakin modern masyarakatnya. Maka kebutuhannya juga semakin banyak dan kompleks. Adapun masalah pokok dalam ekonomi modern meliputi beberapa pertanyaan.

1. Barang Apa yang Akan Diproduksi dan Berapa Banyak (What)?

masalah pokok ekonomi modern

Masalah ini berkaitan dengan persoalan jenis, jumalah barang dan jasa yang dibutuhkan. untuk diproduksi demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menentukan apa yang akan diproduksi merupakan masalah utama dan sangat penting dalam ekonomi. Masalah ini tak lepas dari persediaan jumlah sumber daya yang terbatas. Sedikit saja kesalahan dalam penetuan tersebut, menjadi salah satu penyebab pemborosan sumber daya.

Masalah tersebut menyangkut dengan persoalan jenis, jumlah barang dan jasa yang perlu diproduksi. Agar sesuai dengan yang dibutuhkan masyrakat disuatu daerah atau global.

Untuk menentukan dengan tepat dan pasti apa yang akan diproduksi oleh suatu negara. Terutama bagi para produsennya harus mempertimbangkan dua hal-hal berikut :

A. Menentukan Barang dan Jasa Apa yang Sebenarnya Dibutuhkan Masyarakat

1. Keinginan untuk memenuhi kebutuhan pokok demi kelangsungan hidup

Kebutuhan pokok manusia meliputi pangan, sandang dan papan. Kebutuhan inilah yang wajib dipenuhi sehingga produsen harus memproduksinya demi kelangsungan hidup semua manusia. Cobalah bayangkan jika tidak ada seorang produsen atau petani yang tidak mau menanam pati dan gandum.

2. Sifat Manusia yang selalu kurang puas

Sifat yang selalu kurang puas akan memunculkan kebutuhan baru. Misalnya yang kurus ingin gemuk dan yang gemuk ingin kurus. Sehingga memunculkan kebutuhan obat pelangsing dan penggemuk. Dengan memperhatikan sifat ini, produsen dapat memutuskan barang apa yang perlu dibuat.

3. Rasa ingin tahu manusia (Kepo)

Manusia memang mempunyai rasa ingin tahu tentang apa yang tidak di ketahui. Rasa ingin tahu itu dapat mendorong manusia ntuk menciptakan segala alat untuk memuaskan rasa ingin tahunya. Misalnya rasa ingin tahu manusia untuk mendaki Puncak Gunung. Sehingga produsen membuatkan alat panjat tebing untuk memuaskan rasa ingin tahu manusia.

4. Keinginan untuk mempermudah pekerjaan

Manusia memang selalu ingin mempermudah pekerjaanya. Pada zaman dulu, pergi ke tempat lain manusia harus berjalan kaki. Agar lebih cepat dan nyaman manusia membutuhkan kendaraan, sehingga produsen menciptkan sepeda, mobil dan jenis transportasi lainnya.

5. Sifat suka meniru

Akibat dari melihat tingkah laku dan gaya hidup orang lain, baik itu dari TV, Majalah atau di kehidupan nyata. Sehingga mengakibatkan manusia cenderung untuk menirunya, seperti meniru dalam gaya busananya artis idola.
Sifat suka meniru dapat mendorong munculnya kebutuhan baru. Dengan mengetahui sifat ini perancang busana akan lebih mengetahui barang dan jasa apa yang dibutuhkan.

B. Memastikan Bagaimana Tingkat Ketersediaan Sumber Daya untuk Memproduksi Barang dan Jasa yang Dibutuhkan?

Setelah mengetahui lima faktor yang bisa menimbulkan kebutuhan manusia akan barang dan jasa. Sehingga produsen harus mempertimbangkan tingkat ketersediaan sumber daya yang ada. Karena sumber daya bersifat langka dan penggunaannya bersifat alternatif.

Produsen harus menentapkan pilihannya untuk memberikan manfaat terbesar bagi masyarakat. Jangan sampai barang kebutuhan sekuler melimpah, tetapi barang kebutuhan primer sulit dijumpai. Maka dari itu, bertukar informasi dan pembagian kerja antar produsen penting untuk dilakukan.

2. Bagaimana Cara Memproduksi Barang Tersebut (how)?

masalah pokok ekonomi modern

Setelah produsen sudah menentukan apa yang akan diproduksi, langkah selanjutnya adalah memikrkan bagaimana cara memproduksinya. Cara memproduksi sangat berhubungan dengan mengkombinasikan sumber daya atau faktor produksi yang dibutuhkan untuk memproduksi barang.

Untuk menentukan cara produksi mana yang sesuai, produsen perlu mempertimbangan aspek efisiensi atau penghematan. Penghematan bisa dilakukan, misalnya dengan mencari bahn baku yang murah tetapi barangnya tetap berkualitas.

Selain itu, menggunakan mesin-mesin modern juga perlu di pertimbangkan. Apabila permintaan sedikit, penggunaan mesin modern pasti belum diperlukan. Kemudian perlukah pengkhususan pembagian kerja dalam berproduksi?

Dan apakah tidak sebaiknya menggunakan cara produksi yang padat karya, untuk mengurangi pengangguran? Apakah cara memproduksinya bisa menyebabkan pencemaran lingkungan? Pertanyaan-pertanyaan seperti inilah yang wajib dijawab produsen dalam memilih cara berproduksi.

3. Siapa Pelaku Produksi (Who)?

masalah pokok ekonomi modern

Di zaman modern, pastinya banyak pihak yang bisa melakukan produksi. Misalnya dari pihak pemerintah, swasta, individu atau koperasi. Maka inilah salah satu bentuk modernisasi yaitu spesialisasi. Spesialisasi berarti setiap pihak mempunyai ketrampilan dan keahlian khusus yang tidak dimiliki oleh orang lain.

4. Untuk Siapa Barang-barang Tersebut Diproduksi (For Whom)?

masalah pokok ekonomi modern

Produksi barang dan jasa dilakukan tidak hanya untuk konsumen yang akan mengonsumsi barang dan jasa. Sehingga masih banyak pihak lain yang diuntungkan dalam kegiatan produksi. Dengan adanya produksi, buruh pekerja akan menerima upah, pemilik bahan baku akan menerima uang penjualan bahan baku.

Pemilik gedung dan tanah akan menerima uang sewa, dan pengusaha akan menerima laba dari penjualan produknya. Jadi, yang dimaksud dengan untuk siapa barang tersebut diproduksi sangat berhubungan dengan siapa saja yang menikmati pendapatan dari kegiatan produksi.

Hal ini juga berkaitan dengan bagaiman cara mendistribusikan hasil tersebut secara adil agar tidak terjadi kesenjangan dan kecemburuan antar pemilik produksi.

Di Indonesia sendiri, sudah ada yang mengatur dalam cara memberi upah tenaga kerja. Sehingga dianggap adil, yaitu dengan menetapkan UMR (Upah Minimum Regional) disetiap daerah. Upah minimum regional disetiap daerah ini berbeda-beda. Kalau di kota besar UMR nya lebih besar di banding sama kota kecil. Contoh UMR Kota Jakarta lebih tinggi dari pada Kota Kudus.

Empat masalah diatas dapat diringkas menjadi satu masalah inti yang disebut masalah ekonomi. Untuk memecahkan keempat masalah pokok ekonomi tersebut dapat dilakukan dengan beberapa cara. Diantaranya kebiasaan, tradisi, insting dan paksaan atau perintah.

Padahal bagi masyarakat modern, pemecahan masalah mengandalkan mekanisme harga di Pasar. Adapun metode harga itu sendiri adalah proses yang berjalan atas dasar daya tarik-menarik antara konsumen dengan produsen yang bertemu di Pasar.

Di Pasar tradisional, proses harga terbentuk karena penjual dan pembeli secara bersama menentukan harga.
Gerak harga yang berada di pasar akan dapat memecahkan keempat masalah pokok dimasyrakat, dengan cara sebagai berikut :

1. Masalah What

Permintaan konsumen menjadi penentu utama yang mempengaruhi berapa banyak barang diproduksi. Jika jumlah permintaan konsumen meningkat, maka harga barang dan jasa akan cenderung naik dengan sendirinya. Dan membuat produsen memperoleh keuntungan lebih.

2. Masalah How

Bagaimana faktor-faktor produksi yang tersedia harus dipergunakan untuk memperoduksi barang-barang. Tergantung juga dengan gerak harga faktor produksi tersebut. Apabila harga faktor produksi naik, maka produsen akan menghemat penggunaan faktor produksi tersebut.

Dan menggunakan faktor produksi yang lain. Jadi, gerak harga faktor produksi menentukan kombinasi yang digunakan produsen dalam produksinya.

3. Masalah for Whom

Gerak harga barang dan faktor produksi, akan menentukan distribusi barang yang dihasilkan. Untuk siapa barang-barang tersebut diproduksi, sangat dipengaruhi oleh distribusi barang atau jasa tersebut. Barang atau jasa hasil dari produksi dijual kepada konsumen, dimana konsumen membayar harga barang tersebut. dari penghasilan atau pendapatan atas penggunaan faktor-faktor produksi.

Baca juga Masalah Pokok Ekonomi Klasik  Beserta Penjelasannya

2 thoughts on “Masalah Pokok Ekonomi Modern Lengkap dengan Penjelasannya

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.